Aku dan teorinya Albert Bandura.

Haloo semua jumpa lagi dengan saya, hari 13 puasa nih...udah batal berapa nih?
tulisan ini gue buat karena memenuhi tugas kepribadian kontemporer gue aja tapi gue putuskan untuk ditaro di blog gue juga, gue tulis ini pada jam 3 sore setelah gue hibernasi dari tidur panjang gue jadi tulisan nya masih anget banget nih kaya gorengan buat buka puasa, sembari ngababurit daripada jalan jalan macet nemu tukang es kepal milo lagi tukang es kepal milo lagi,tapi tenang aja gua gabakalan review gimana rasanya es kepal milo kok, daripada berlama lama karena gua benci yang namanya menunggu,tapi kalo nungguin kamu aku nikmatin prosesnya *anjaiiiii* langsung aja kita simak yuk berkenalan dengan diri kita sendiri, dan mengkaitkan dengan teori nya albert bandura.
Dimulai dari..




BIOGRAFI SAYA
Nama saya Alma dwi lestari, biasa dipanggi alma, saya lahir tahun 1998 dibekasi
pada tanggal 07 juni, kira-kira umur saya akan menginjak 20th, saya anak kedua
dari tiga bersaudara, kakak saya perempuan yang sudah menikah dan sedang
mengandung, adik saya laki-laki yang baru lulus SD dan akan melanjutkannya
tingkat SMP di salah satu pesantren di bogor, dan kebetulan saya dari keluarga
sederhana yang dikepalai seorang ayah bernama Alen yoyo hardoyo dan ibu saya
bernama marwati, kebetulan ibu saya dari keluarga yang cukup rumit karena ibu
saya mempunyai ayah dengan memiliki 3 istri, dengan begitu ibu saya
memutuskan untuk tidak hidup dengan ayah dan ketiga istrinya karena merasa
tidak nyaman, kalau ayah saya termasuk keluarga yang harmonis sekali dan hidup
serba berkecukupan , ayah saya dan adik-adiknya bisa dibilang dimanja oleh
kakek dan nenek saya, jadi sekarang ayah saya type orang yang keras dan harus
dituruti keinginannya dan ibu saya menjadi type wanita yang pemilih karena
melihat ayahnya sendiri, sumber ini saya dapat dari ibu dan ayah saya langsung
dengan bercerita.
Dari sifat kedua orangtua saya, saya menjadi sifat keduannya, pemilih,penuntut
dan keras kepala. Disamping sifat itu tetapi saya juga mudah bergaul,ramah, dan
sangat perhatian, tetapi disini saya akan membahas sifat saya yang pemilih,
penuntut dan keras kepala saya.


Teori Albert Bandura modelling (PEMBELAJARAN)
Teori belajar modeling albert bandura merupakan teori yang dikemukakan oleh
albert bandura, dimana modelling adalah proses belajar dengan mengamati
tingkah laku/perilaku orang lain disekitar kita , modelling juga bisa di artikan
meniru dengan kata lain proses belajar dengan cara memperhatikan lalu
mencontohknya.
Hasil dari modelling atau peniruan itu cenderung memiliki perilaku sama dengan
yang dilihatnya.


REFLEKSI DIRI dengan menggunakan teori Albert Bandura
Dari teori albert bandura tentang modelling/pembelajaran secara tidak sadar saya
meniru sifat kedua orang tua saya, hal itu telah saya buktikan dengan mantan
pacar saya dulu, dulu saya mempunyai pacar, berpacaran cukup lama sekitar
hampir 2 tahun, pada awal masa-masa berpacaran, saya merasa bahwa waktu
awal saya berpacaran dengan dia saya tidak sepenuhnya menunjukan sifat asli
saya, karena jaga image juga mungkin ya.

Tapi sekitar 6 bulan saya sedikit demi sedikit mengeluarkan sifat keras
kepala,penuntut dan pemilih saya kepada pacar saya tersebut.
Tapi kalau menurut perasaan saya, saya keras kepala,menuntut, dan memilih hal-
hal yang terbaik untuk si pacar saya tersebut.
Seperti
“jika tidak sholat saya akan marah besar”, “jika dia main tidak boleh pulang
larut malam,kalau tidak di iyakan saya akan marah besar”
”saya tidak suka kalau
kamu bergaul dengan dia,dia itu nakal”, pernah saya berfikir
”kalau dia nanti kuliah
di universitas negeri dijakarta yang saya mau,saya akan tetap bertahan tapi jika
tidak saya tidak janji akan terus sama dia”

saya sadar itu adalah sifat
penuntut,pemilih dan keras kepala saya.
Saya juga merasa saya selalu mengancam “saya akan marah besar” kepada
pacar saya tersebut,saya tidak pernah mengerti apakah pacar saya terima dan
merasa baik-baik saja ketika saya seperti itu, saya hanya memikirkan obsesi saya
saja dan memanfatkan rasa sayang dia, jadi saya berfikir dia pasti mau jadi
apa saja yang saya inginkan, tetapi sekian lama hubungan saya dan dia, saya
benar-benar keterlaluan, saya putus dan disamping itu lama kelamaan saya
sendiri saya memahami sifat asli saya ini, dan saya merasa risih dengan sifat itu, saya sadar putus adalah jalan terbaik karena saya menyadari perilaku saya sangat membatasi kehidupan dia.
Tapi yang menjadi pertanyaan saya selama saya tidak mempunyai pacar
 “apakah Sifat saya ini semua salah saya sedangkan kedua orangtua saya memiliki sifat seperti itu?”.

Semenjak kejadian itu saya pun juga memiliki sifat yang benar-benar pemilih, memilih yang
akan tahan dengan sifat saya, karena saya tidak mau salah melangkah lagi, saya
seperti trauma dengan yang namanya ditinggalkan, karena itu saya selalu
menyalahkan diri dan membuat hidup saya penuh dengan keresahan, tetapi
setelah saya belajar dan terus memperbaiki diri, saya sudah menerima diri saya
sebagai saya, bahwa tidak ada manusia yang sempurna, semua manusia pasti
ada sisi baik dan buruknya, temasuk saya dan orang-orang lain

Jadi kaitannya pribadi seseorang dengan teorinya albert bandura adalah bahwa kita berperilaku mengikuti dengan apa yang sering kita lihat,bisa karena sering melihat perilaku orangtua,keluarga atau teman,jadi lingkungan sangat berpengaruh dengan pembentukan type kepribadian kita gaissss..


Akhir kata gue tutup dengan Quotes yang baru gua pikirin pas emak gua bilang "alma bantuin mamah kamu gada kerja nya dari pagi"
padahal tadi gue nawarin bantuan tapi nyokap gua bilang "gausa ribet",hehe itu barusan definisi emak gua.

Akhirnya selesai juga dan,
"jangan lupa berfikir positif,karena hidup
bahagia itu ditentutkan oleh cara pandang kita sendiri"

see u next blog!


Komentar

  1. How to Get Started on Betway Casino - Dr.MCD
    The Betway 삼척 출장샵 online 군산 출장안마 casino 서산 출장안마 was launched by the Government of Panama in 2006. 바카라 검증 The casino offers over 900 slots 속초 출장마사지 and some classic games like roulette and

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer